Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan.
Kabupaten Lahat sebenarnya hanya terdiri 7 kecamatan induk yaitu Lahat,
Kikim, Kota Agung, Jarai, Tanjung Sakti, Pulau Pinang, dan Merapi.
Namun pasca pemekaran, jumlah Kecamatan di Kabupaten Lahat bertambah
menjadi 22 kecamatan. Sekarang Kabupaten Lahat dipimpin oleh H. Saifudin Aswari Rivai, SE dan Marwan Mansyur, SH, MM, sedangkan Sekretaris Daerah dijabat oleh H. Nasrun Aswari, SE, MM. Ketua DPRD ; Herliansyah SH MH. Wakil ketua I DPRD ; Parhan Bersyah MBA. Wakil ketua II DPRD ; H. Hermansyah, SH
Kabupaten Lahat dibagi menjadi 22 kecamatan dengan 527 kelurahan/desa (14 kelurahan, 509 desa definitif, 4 desa persiapan).
- Tanjung Tebat
- Jarai
- Kikim Barat
- Kikim Selatan
- Kikim Tengah
- Kikim Timur
- Kota Agung
- Lahat
- Merapi Barat
- Merapi Timur
- Merapi Selatan
- Mulak Ulu
- Pajar Bulan
- Muara Payang
- Gumay Talang
- Gumay Ulu
- Pulau Pinang
- Tanjung Sakti Pumu
- Tanjung Sakti Pumi
- Ulu Musi
- Pseksu
- Suka Merindu
Sejarah Lahat
Sekitar
tahun 1830 pada masa kesultanan Palembang di Kabupaten Lahat telah ada
marga, marga-marga ini terbentuk dari sumbai-sumbai dan suku-suku yang
ada pada waktu itu seperti Lematang, Basemah, Lintang, Gumai, Tebing
Tinggi, dan Kikim. Marga merupakan pemerintahan bagi sumbai-sumbai dan
suku-suku. Marga inilah merupakan cikal bakal adanya Pemerintah di
Kabupaten Lahat.

Pada masa Inggris berkuasa di Indonesia, marga tetap ada. Dan, pada
masa kekuasaan Belanda sesuai dengan kepentingannya pada waktu itu,
pemerintahan di Kabupaten Lahat dibagi dalam afdeling
(Keresidenan) dan onder afdelling (kewedanan). Dari 7 afdelling yang
terdapat di Sumatera Selatan, di Kabupaten Lahat terdapat 2 (dua)
afdelling yaitu afdelling Tebing Tinggi dengan 5 (lima) daerah onder
afdelling, dan afdelling Lematang Ulu, Lematang Ilir, Kikim serta Basemah
dengan 4 onder afdelling. Dengan kata lain, (waktu itu) di Kabupaten
Lahat terdapat 2 keresidenan. Pada tanggal 20 Mei 1869 afdelling
Lematang Ulu, Lematang Ilir, serta Basemah beribu kota di Lahat dipimpin
oleh PP Ducloux, dan posisi marga sebagai bagian dari afdelling.
Tanggal 20 Mei akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Lahat
sesuai dengan Keputusan Gebernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera
Selatan No. 008/SK/1998 tanggal 6 Januari 1988.
Masuknya tentara Jepang pada tahun 1942, afdelling yang dibentuk oleh
Pemerintah Belanda diubah namanya menjadi sidokan. Sidokan ini dipimpin
oleh orang pribumi atas penunjukkan pemerintah militer Jepang dengan
nama Gunco dan Fuku Gunco. Kekalahan Jepang pada tentara sekutu pada
tanggal 14 Agustus 1945 dan bangsa Indonesia memproklamasikan
kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, maka Kabupaten Lahat
merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan
UU No. 22 Tahun 1948, Keppres No. 141 Tahun 1950, PP Pengganti UU No. 3
Tahun 1950 tanggal 14 Agustus 1950. Kabupaten Lahat dipimpin oleh R.
Sukarta Marta Atmajaya, kemudian diganti oleh Surya Winata dan Amaludin
dan dengan PP No. 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II dalam
Tingkat I provinsi Sumatera Selatan,sehingga Kabupaten Lahat resmi
sebagai Daerah Tingkat II hingga sekarang, dan diperkuat dengan UU No.
22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan diubah dengan UU No. 32 Tahun
2004 menjadi Kabupaten Lahat.
Gor Lahat
Tempat Bujang Gadis Menghabiskan waktu Disore hari Ditempat lokasi terdapat jajanan dan permainan untuk menghibur

Jembatan benteng
Banyak hal, sebenernya, yang bisa teman – teman lakukan di jembatan
benteng ini, tapi di sini kita utamakan untuk membahas aktifitas –
aktifitas yang ngehits – ngehits saja yang baru – baru ini sering
dilakukan bujang gadis Lahat di sini.
Lapangan MTQ
lapangan
Biasanya Dipergunakan Untuk Acara Penting Seperti tempat Upacara
Pengibaran Bendera Dan tempat untuk Nongkrong bersama Teman Menghabiskan
Waktu kalian :D
Bukit Serelo

Bukit Serelo terletak di Desa Perangai Kabupaten Lahat, Bukit Serelo merupakan
landmark
Kabupaten Lahat. Bukit Serelo disebut juga dengan julukkan Gunung
Jempol karena bentuknya yang mirip dengan jempol tangan manusia.
Pemandangan disekitar sangat mempesona, aliran Sungai Lematang
seakan-akan mengelilingi bukit ini. Bukit Serelo bagian dari gugusan
Bukit Barisan yang merupakan barisan bukit terpanjang di Pulau Sumatera.
Sekolah Gajah Perangai
Sekolah
Gajah ini terletak di Desa Perangai Kabupaten Lahat, lokasinya di kaki
Bukit Serelo. Gajah-gajah tersebut dilatih supaya jinak dan dapat
membantu pekerjaan manusia seperti mengankut barang-barang dan kayu.
Tempat ini merupakan salah satu penangkaran gajah di Indonesia.
Sumber air panas Tanjung Sakti
Bila
anda singgah di Kecamatan Tanjung Sakti, maka jangan lewatkan untuk
mengunjungi lokasi ini. Sumber Air Panas Tanjung Sakti dapat ditempuh
dari Ibukota Kecamatan sekitar 10 menit perjalanan menggunakan kendaraan
roda 2 atau roda 4. Karena letaknya berada dekat dengan pusat keramaian
Kecamatan Tanjung Sakti.
Air terjun Lawang Agung

Salah
satu potensi wisata yang berada di Kecamatan Mulak ulu ini layak untuk
dikembangkan untuk menambah pendapatan daerah dengan lokasi yang tidak
terlalu jauh dari jalan utama, lokasi Air Terjun Lawang Agung dapat
dicapai dengan menggunakan mobil. Kondisi jalan menuju lokasi sekitar
500 m, dengan kondisi jalannya menurun dan berbatu-batu kecil.
Pada saat perjalanan ke lokasi melewati sekolah SD dan kebun kopi. Di
sekitar lokasi, terdapat jembatan gantung. Aktifitas yang dapat
dilakukan dilokasi ini adalah berenang, mancing dan jala ikan.
Dengan melengkapi fasilitas dan sarana umum seperti lahan parkir dan
perbaikan kondisi jalan menuju lokasi, diharapkan dapat meningkatkan
sumber pendapatan daerah dan penduduk sekitar.
Rumah batu
Lokasi
wisata Rumah Batu terletak sekitar 80 km dari kota Lahat, tepatnya di
desa Kota Raya Lembak Kecamatan Pajar Bulan. Rumah Batu ini merupakan
salah satu benda megalitik yang pada dindingnya terdapat lukisan kuno
berupa makhluk-makhluk aneh.
Batu macan
Batu
macan yang terdapat di Kecamatan Pulau Pinang, Desa Pagar Alam Pagun
ini sudah ada sejak zaman Majapahit pada abad 14. Batu macan ini
merupakan simbol sebagai penjaga (terhadap perzinahan dan pertumpahan
darah) dari 4 daerah, yaitu: Pagar Gunung, Gumai Ulu, Gumai Lembah dan
Gumai Talang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari penjaga situs setempat
yakni Bapak Idrus, kisah adanya batu macan terkait dengan legenda si
pahit lidah yang beredar di masyarakat. Pada waktu itu, si pahit lidah
sedang berjemur di batu penarakan sumur tinggi. Pada saat sedang
berjemur, si pahit lidah melihat seekor macan betina yang sering
menggangu masyarakat desa, kemudian oleh si pahit lidah, macan tersebut
di ingatkan agar tidak mengganggu masyarakat desa. Namun, macan tersebut
tidak menuruti apa yang disampaikan oleh si pahit lidah. Padahal si
pahit lidah sudah menasehati macan tersebut sampai tiga kali, sampai
akhirnya si pahit lidah berucap “ai, dasar batu kau ni”. Akhirnya macan
tersebut menjadi batu. Setelah diselidiki, ternyata macan tersebut
adalah macan pezinah dan anak yang sedang diterkamnya adalah anak haram.
Sedang macan yang ada di belakangnya adalah macan jantan yang hendak
menerkam macan betina tersebut.
Apabila ada wanita disuatu desa diketahui berzinah, maka terdapat
hal-hal yang harus dilakukan oleh si-wanita itu, yaitu: menyembelih
kambing untuk membersihkan rumah, kemudian sebelum kambing tersebut
dipotong, maka orang tersebut harus dikucilkan dari desa ke suatu daerah
lain atau di pegunungan. Kemudian apabila wanita tersebut mengandung
dan melahirkan, maka harus menyembelih kerbau. Setelah persyaratan
tersebut dilakukan, maka wanita tersebut dapat diterima di masyarakat
kembalimoo
Curup Sambar Nyawe
Curup Sambar Nyawe Terletak Dikabupaten Lahat Tepatnya Didesa Talang Sejemput
Curup Buluh
Curup Buluh 7 Tingkat Lubuk Selo Terdapat Di Kabupaten Lahat Tepatnya Didesa Kecamatan Gumay Ulu
Air terjun Bidadari
Tidaklah
mengherankan, mengapa Syuting Pembuatan Film “Si Pahit Lidah” yang
terkenal itu mengambil setting di lokasi ini. Keindahan air terjun
Bidadari memang menjadi daya tarik tersendiri. Selain menyajikan
keindahan alam yang alami, lokasinya pun tidaklah terlalu sulit untuk
dicapai. Air Terjun Bidadari terletak di desa Karang Dalam, kecamatan
Pulau Pinang kurang lebih 8 km dari kota Lahat.
Di sekitar lokasi air terjun tersebut, ada 3 Air Terjun (Air Terjun
Bujang Gadis, Air Terjun Sumbing dan air terjun Naga) lagi yang dapat
dinikmati dengan menyusuri aliran dari Air Terjun Bidadari.
Dengan dipandu penduduk sekitar yang sudah mengenal daerah tersebut,
pengunjung dapat menikmati keindahan 4 air terjun yang alami tersebut
dan alam sekitarnya dengan menyusuri sepanjang aliran airnya. Pengunjung
dapat mulai dari atas (air terjun Bidadari) sampai ke bawah (Air Terjun
Naga), atau sebaliknya.
Curup Maung
Air Terjun Maung atau populer dengan sebutan “Curup Maung” yang bertepatan di Desa Rinduhati, Kec. Gumay Ulu.
Desa ini berjarak sekitar 220 Km dari Palembang, dan berjarak sekitar 25 Km dari ibukota Lahat.
Curup ini baru diketemukan warga
sekitar awal 2014, dan langsung menjadi buah bibir di kalangan pecinta
alam. Bahkan nih guys, sempat jadi trending topic di beberapa situs
destinasi wisata nasional
Curup Maung memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar yang
hampir sama dengan tingginya. Objek wisata yang satu ini ramai
dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan. Wisatawan yang datang
tak hanya berasal dari Lahat saja, tapi juga dari kabupaten atau kota
lainnya.
Karena cenderung dan tergolong masih
baru, pemandangan di sekitar air terjun masih sangat hijau dan alami.
Pengunjung yang datang dapat berenang-renang atau pun bisa juga
duduk-duduk di atas batu-batu besar yang ada.
Pemandangan yang begitu mengagumkan dan
dapat menyegarkan mata ini sudah selayaknya mendapat perhatian oleh
pemerintah daerah setempat, untuk lebih dikembangkan lagi potensi
alamnya juga demi terjaganya kelestarian yang ada.
Curup panjang
Curup panjang adalah sebuah objek wisata yang berada di Lahat, provinsi sumatera selatan.
Curup panjang memiliki pesona yang sangat indah, dan terlebih akses menuju ke lokasi yang sangat mudah.
Taman Ribang Kemambang
Terletak di pusat ibukota Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel),
keberadaan Taman Rekreasi Ribang Kemambang memberikan arti tersendiri
bagi warga di sekitarnya Sangat Cocok Untuk Bersantai Atau Ngabuburit Melihat pemandangan Yang begitu Indah.

Kolam Ribang Kemambang

Rumah Dirut
HAha Mimin Numpang Posting Juga :D